10 Tips Jitu Galatama Lele

Minggu, 19 April 2015

10 Tips Jitu Galatama Lele


Advertisement

Mancingarena.com - Hampir semua anglers di Indonesia pernah mencoba memancing dengan sistem galatama. Istilah Galatama diambil dari istilah liga sepakbola Indonesia jaman dulu intinya adalah lomba yang memperebutkan juara peringkat. Jadi mancing Galatama adalah mancing dengan target menjadi Juara dalam lomba mancing. Biasanya memperebutkan Juara induk terberat 1, Juara induk terberat 2, Juara induk terberat 3, dan Juara Prestasi (Total tangkapan terbanyak). Galatama sendiri biasanya memiliki aturan yang telah disepakati bersama. Dalam menentukan kategori terkadang juga bisa berbeda-beda, terkadang peserta yang mendapatkan ikan jackpot uga memiliki hadiah tersendiri, meskipun tidak masuk dalam kategori terbanyak dan ikan terberat. ackpot bisa berupa ikan haus langsung dimasak dan dimakan di tempat galatama berlangsung. Bermain galatama memang butuh banyak pengalaman, kareana memang memancing dengan sistem ini dihadapkan dengan waktu yang telah disesuaikan. Sehingga kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu sedetikpun. 
10 Tips Jitu Galatama Lele

Dalam memancing galatama kondisinya akan sangat berbeda dibandingkan dengan memancing pada umumnya. Karena pada saat galatama berlangsung kita dituntut mendapatkan ikan sebanyak mungkin agar dapat bersaing dengan pemancing liannya, sehingga mental dan hoki juga sangat  berpengaruh. Dalam memancing galatama dibutuhkan wawasan dan pengalaman yang bisa ditanyakan kepada para masternya dan juga bisa dipraktekkan sendiri. Dalam sistem galatama kita juga harus mengetahui beberapa hal menyangkut suksesnya dalam bergalatama. Dalam artikel ini kami akan mencoba memberikan beberapa tips galatama lele yang bisa dipraktekkan teman-teman.Tips ini merupakan kumpulan pengalaman dari para jawara-jawara galatama.
10 Tips Jitu Galatama Lele

1.  Umpan yang digunakan untuk galatama lele akan berguna tergantung dari kondisi air yang ada dilapak target. Terkadang 1 Kolam Pancing antara satu lapak dengan lapak lainnya PH air bisa berbeda dikarenakan kondisi pengelolaan bisa jadi kondisi airnya tercemar karena tumpukan makanan dan sampah. Dalam kondisi seperti ini ikan cenderung makan umpan yang berada diatas dan untuk mengakalinya stopper pelampung harus dimainkan sampai ketemu ukuran yang mau disambar ikan. Ketika ukuran sudah pas jangan pernah dirubah lagi.

2.  Jika memakai umpan jenis cacing upayakan menggunakan teknik casting , namun jika lebih nyaman dengan dasaran biasa maka, upayakan umpan ada didasar kolam dan pilihlah Cacing Lur atau Cacing Laut sebagai umpannya. Jangan hanya memasang 1 ekor cacing, upayakan sebanyak mungkin sehingga terbentuk gumpalan cacing yang bergerak dinamis dan tentunya akan menarik perhatian ikan.

3. Jika memakai umpan Anak Ikan Mas atau umpan lainnya yang bergerak sebaiknya kail langsung diikatkan ke senar  dan stopper pelampung diusahakan melebihi dasar kolam. Dengan begitu umpan akan bergerak bebas didasar kolam dan tentunya akan menarik perhatian dari lele babon. Namun jika kita menggunakan anak katak sebagai umpannya maka berikan sedikit timah yang berbentuk lempengan pada senar dengan jarak lebih kurang 30 cm dari kail dengan tujuan agar anak katak tidak bisa berenang kepermukaan air.

4. Jika menggunakan umpan yang mudah rontok seperti pelet dan potongan daging upayakan untuk nitik seperti tehnik memancing ikan mas. Untuk kolam yang tidak boleh menggunakan bom maka beberapa lemparan awal langsung ditarik agar umpan rontok dan ikan diharapkan kumpul dititik lemparan.

5. Dalam kondisi air normal Ikan Induk cenderung bermain didasar kolam dan oleh karenanya jika target adalah induk maka umpan yang kita gunakan sebaiknya berada tepat didasar kolam.

6. Jangan pernah menggunakan umpan yang beraroma busuk atau terlalu menyengat dikolam Galatama yang umurnya masih kurang dari 1 tahun, dikarenakan ikan baru lebih menyukai umpan yang masih segar dan baunya tidak terlalu menyengat. Namun juga tidak menutup kemungkinan jika ikan juga menyukai bau sengat. Umpan Hidup cenderung lebih unggul dikolam yang masih baru.

7. Ikan Lele memiliki selera makan yang cepat berubah. Bawalah beberapa jenis umpan dan sesuaikan dengan umpan yang akan digunakan di kolam tempat kita biasa mancing. Jika umpan andalan kita tidak berpengaruh, maka segeralah ganti dengan umpan lainnya yang kira-kira lebih berpotensi. Jika menggunakan pelet/daging bawalah beberapa essen untuk menyesuaikan dengan selera ikan pada saat itu.

8. Cara makan ikan lele tidaklah sama dengan ikan mas, pelampung bergerak atau tenggelam belum tentu ikannya makan, bersabarlah sedikit sampai pelampung bergerak atau tenggelam 2 s/d 3 detik baru digentak. Bilamana terlalu cepat menariknya maka bisa dipastikan akan sering kehilangan momentum untuk mendapatkan ikan dan tentunya waktu kita akan tersita hanya untuk memasang umpan dan melemparkan kail kembali.

9. Ikan Lele cenderung memakan dengan cara mengejar sehingga bilamana kita menggunakan umpan mati (seperti pelet dan daging) upayakan sedikit berada diatas dasar kolam dengan tujuan supaya umpan bisa bergerak bebas(bergoyang-goyang) bilamana ada ikan yang mengitarinya.

10. Dalam kondisi sulit maka stopper dan pelampung memainkan peranan yang sangat penting, jadi jangan pernah segan-segan untuk menyetelnya.

Jika ingin memperoleh hasil yang maksimal dalam galatama lele, maka lakukanlah terus menerus percobaan.Perhatikanlah standar peraturan dari masing-masing pemilik lapak.Biasanya beda lapak , beda pula standar umpan yang boleh digunakan. Jangan sungkan untuk bertanya bagaimana umpan yang baik langsung kepada para master-master galatama yang dikenal.Silahkan mencoba, sekian dari kami, semoga bermanfaat. Nantikan tips-tips menarik lainnya hanya di mancingarena.com

Sumber : Fishy Forum 

1 komentar:

  1. makasih atas infonya sangat membantu, dan jangan lupa kunjungi web kami http://bit.ly/2RAOvPL

    BalasHapus