Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Saturday, 18 April 2015

Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Riezky Poetra

Advertisement

Mancingarena.com - Umpan  merupakan bagian penting dalam memancing. Memancing ikan tanpa menggunakan umpan tak dapat dinamakan memancing ikan, karena umpan merupakan objek yang digunakan sebagai pemikat agar ikan memakan umpan tersebut. Beberapa teknik juga menggunakan umpan meskipun bukan umpan pada umumnya contohnya seperti umpan tiruan yang berbahan plastik, kayu, hingga fiber tetaplah dinamakan dengan umpan. Namun pada pembahasan berikut ini kita akan lebih banyak membahas umpan-umpan alami atau umpan hidup untuk predator air tawar yang dapat diperoleh dari alam sekitar kita. Umpan hidup biasanya bisa digunakan di spot apapun jenis airnya. Misalnya saja untuk memancing ikan GT, kita bisa menggunakan anakan ikan Gabus. Sebaliknya juga kita dapat menggunakan udang air asing dan payau untuk memancing ikan Lele. 

Umpan-umpan hidup yang akan kita terangkan pada artikel ini adalah umpan hidup pada umumnya. Memang umpan-umpan tersebut lebih familiar digunakan untuk memancing ikan-ikan predator air tawar, seperti Gabus, Lele, Tomman hingga Hampala. Pada beberapa spot umpan hidup terkadang tidak membuahkan hasil yang begitu baik, karena bisa saja di sekitar habitat ikan tersebut telah ada persediaan makanan jenis lain. Sehingga kebiasaan tersebut membuat ikan tak tertarik untuk memakan umpan hidup yang kita pasangkan. Berikut beberapa umpan-umpan hidup untuk ikan-ikan predator air tawar. 

1. Cacing

Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Ada beberapa jenis cacing yang biasa digunakan untuk memancing di perairan tawar, yaitu :
  • Cacing susu, tersedia di toko-toko pakan ternak dan toko pancing, sangat mudah untuk ditemukan.
  • Cacing tanah biasa , di daerah jawa disebut cacing uker, karena biasanya akan melengkung atau mlungker (bahasa jawa) bila dipegang. Cacing ini mempunya segmen-segmen yang jelas, warna hitam gelap sampai abu-abu, hidup di dalam tanah membuat liang mempunyai diameter batang tubuh yang paling besar diantara cacing lainnya sehingga sangat cocok untuk umpan ikan-ikan besar seperti ikan jambal, baung, lele, betutu, patin, belida, lais, toman dan gabus.
  • Cacing Lur kali, biasanya hidup di pinggir-pinggir kali kecil dengan lebar 2-3 meter, di pinggirnya banyak pohon-pohonan atau semak-semak, tempatnya teduh. Perhatikan butiran-butiran kecil dipermukaan tanah,maka itu tandanya ada cacingnya. Tanah gembur yang banyak sampah daun-daunan atau sisa-sisa kain atau batang pisang biasanya paling banyak cacingnya. Jika pinggiran kali terendam karena hujan dan air pasang biasanya cacing akan naik kepermukaan tanah yang lebih tinggi di bawah dedaunan.Tempat lainnya bisanya di sela-sela akar pohon, di sekitar tanah gembur dan lembab di bawah pohon pisang atau batang pohon dan daun pisang yang sudah jatuh. Yang paling utama tempatnya harus teduh.
  • Cacing Lur Sawah, habitatnya bisanya di pinggir-pinggir galangan sawah, badannya lebih besar dari cacing lur kali bagian kepalanya berwarna keputihan, badannya merah keunguan, tempat menggalinya dengan melihat butiran-butiran kecil yang bertumpuk-tumpuk ( kotoran lur ) menggalinya agak dalam sekitar 30 sampai 40 cm.
  • Cacing merah/cacing sampah, warna badanya merah dan agak licin karena berlendir, ukurannya agak kecil, jika diletakkan dalam wadah akan cepat merayap-rayap keluar. Bisa dicari di tempat pembuangan sampah yang bersembunyi di bawah daun-daun atau plastik,di atas permukaan tanah hingga di tempat pembuangan sampah yang sering dibakar. Paada tanah yang kering di bawah terik matahari atau banyak semut dan rayapnya, keberadaan cacing sulit untuk dicari.
  • Cacing kalung, memiliki tubuh yang  keras dan berlendir, ukurannya bisa mencapai ukuran yang cukup besar, panjangnya bisa sampai 20 cm. Jika digali dalam tanah cacing akan langsung meloncat-loncat. Warna badanya merah kebiruan agak mengkilap. Biasanya terdapat di akar-akar pepohonan atau di sekitar pohon pisang yang tanahnya gembur bisa juga di bawah pot tanaman.Lebih baik jika menggali maka, galilah yang agak dalam karena cacing ini dapat menggali tanah yang berkontur keras.
  • Cacing Kristal, biasa digunakan sebagai pakan ikan louhan, dan sering dijual dalam kantong plastik yang diberi media serbuk sagu dan tanah. Cacing kristal adalah kesukaan ikan-ikan bersisik seperti wader, tawes, lokas, jelawat, grass karp dan mujair. Ikan-ikan rawa juga senang dengan umpan ini diantaranya ikan sepat, betik, gurameh serta ikan oportunis yaitu ikan lele. Cacing ini dapat tumbuh sampai 10-15 cm dan berwarna merah-coklat gelap.
  • Cacing Bayam, biasa hidup di sayuran yang membusuk sehingga sering disebut cacing bayam. Dapat tumbuh sampai 40 cm panjangnya dan warnanya merah pucat. Cacing ini disuka oleh ikan gabus, betutu, jambal, baung dan lele. Kelemahan cacing ini mudah mati bila dipakai umpan, sehingga harus sering diganti supaya menarik perhatian ikan untuk memakannya karena masih bergerak-gerak.
  • Cacing Fosfor, hampir semua ikan air tawar menyukai cacing ini. Ciri khas cacing ini adalah warna tubuhnya merah kecoklatan serta ada kilauan warna fosfor sehingga disebut cacing fosfor. Cacing ini termasuk lincah gerakannya sehingga sampai 1 jam di tancap kail dan direndam dalam air masih terlihat bergerak-gerak sehingga menarik ikan untuk memangsanya. Cacing jenis inilah yang sering dibudidayakan untuk digunakan sebagai bahan baku obat. Cacing ini dapat berukuran sampai 30 cm.

2. Ulat Pisang
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Berwarna putih kehijauan, terdapat di dalam gulungan kecil pada daun pisang. Buka gulungan daun pisang tersebut maka ulat akan terlihat di dalamnya.

3. Capung

Capung dapat ditangkap dengan menggunakan plastik yang sudah dibuka lebar bagian depannya. Bisa juga dengan memberi lem diujung ranting atau bambu untuk menangkap capung.

4. Laron
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Hanya ada pada saat musim-musimnya saja. Biasa laron akan berkumpul secara gerombol. Menangkapnya mudah yaitu dengan  meletakkan baskom berisi air tepat di bawah lampu yang terang, maka laron akan berkumpul di wadah tersebut. Setelah jatuh ke dalam baskom yang berisi air, maka otomatis laron tidak bisa terbang lagi. Sebagai informasi bahwa Laron juga sangat disukai oleh ikan-ikan pemakan tumbuh-tumbuhan seperti, Nila, Kepek Hingga Bader.

 5. Orong-Orong / Anjing Tanah.
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Habitat hidupnya di pinggir-pinggir sungai, kadang juga terdapat ditanah dengan permukaan basah. Biasanya orong-orong ini akan bertahan lama di dalam air sehingga akan menggoda ikan-ikan di dalam air.

6. Terkelak / perlak
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Bentuknya sama dengan kecoa namun ukurannya lebih kecil dan tidak memiliki sayap. Hidupnya di tanah halus yang kering. Dapat ditemuka di dekat dapur tradisional yang masih menggunakan kayu bakar, di dalam tanah dekat rumah, di dalam tanah dekat dengan kandang ayam dan di tanah sekitar batang pohon kelapa yang sudah mati.

7. Ulat tanah (Uret)
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Ulat tanah di Jawa Tengah sering dinamakan uret, sedangkan di Sumatra uret gayas. Merupakan tahap larva dari serangga anggota ordo Coleoptera, terutama suku Scarabaeidae. Uret biasanya ditemukan di sekitar sisa-sisa sampah atau di dalam tanah yang mengandung banyak bahan organik. Beberapa uret juga dapat dijumpai di dalam batang pohon sebagai penggerek. Di Indonesia, uret  sering menjadi hama utama pada pertanaman lahan kering, seperti tebu, jagung, sorgum, atau kedelai, maupun pertanaman hortikultura.

8. Jangkrik

Jangkrik (Gryllidae) adalah serangga yang memiliki tubuh rata dan antena panjang. Jangkrik adalah omnivora , dikenal dengan suaranya yang hanya dihasilkan oleh jangkrik jantan. Suara ini digunakan untuk menarik betina dan menolak jantan lainnya. Suara cengkerik ini semakin keras dengan naiknya suhu sekitar. Di dunia dikenal sekitar 900 spesies cengkerik, termasuk di dalamnya adalah gangsir. Banyak ditemukan di daerah yang kering yang bersuhu 20-30derajat C dan kelembaban 65-80% , tanahnya gembur atau berpasir dan terdapat banyak tumbuhan-tumbuhan semak belukar. Jangkrik hidup bergerombol dan bersembunyi dalam lipatan-lipatan daun kering atau bongkahan tanah. Saat ini banyak masyarakat yang membudidayakan jangkrik, sehingga sangat mudah ditemukan di toko-toko pancing dan toko pakan ternak.

9. Katak
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Katak adalah hewan amfibia yang sering ditemui di habitat lembap dan berair. Katak bertubuh pendek, gempal atau kurus, berpunggung agak bungkuk, berkaki empat dan tak berekor. Katak umumnya berkulit halus, lembap, dengan kaki belakang yang panjang. Sebaliknya Kodok atau bangkong berkulit kasar berbintil-bintil sampai berbingkul-bingkul, kerap kali kering, dan kaki belakangnya sering pendek saja, sehingga kebanyakan kurang pandai melompat jauh. Namun kedua istilah ini sering pula dipertukarkan penggunaannya. Jika dipakai sebagai umpan pilihlah anakan katak yang berukuran kecil biasanya sangat disukai gabus,tomman dan predator air tawar lainnya.

10. Cicak
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Cicak sering ditemukan di dinding rumah di tempat yang terang dengan sinar lampu. Digunakan biasanya untuk mancing lele dan bawal. Caranya adalah dengan dibakar setengah matang.

11. Laba-laba
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Laba-laba adalah sejenis hewan berbuku-buku (arthropoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah.

12. Ulat Hongkong
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Merupakan jenis ulat yang berwarna kuning mengkilap. Sering dipakai untuk pakan ternak dan apat ditemukan di toko-toko pancing dan toko pakan ternak.

13. Ikan-ikan kecil
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Ikan-ikan kecil yang digunakan sebagai umpan bisa berupa anakan nila, mujair, wader, tawes dan ikan-ikan kecil lainnya. Bahkan biasanya pemburu ikan Gabus sering menggunakan anakan ikan Mas sebagai umpan mujarab.

14. Belalang
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Belalang merupakan kelas serangga yang hidup di dedaunan, biasanya dianggap sebagai hama bagi tanaman padi. Banyak ditemui di lahan-lahan pertanian.

15. Kroto
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Kroto merupakan telur-telur yang dihasilkan oleh semut. Biasanya dapat dijumpai di sarang-sarang semut. Saat ini sudah banyak yang membudidayakannya, sehingga sangat mudah dijumpai baik di toko-toko pancing dan toko pakan ternak.

16. Udang Air Tawar
Umpan Spesial Untuk Predator-Predator Air Tawar

Udang yang dapat dipakai untuk ikan air tawar tentu udang air tawar juga, agar dapat bertahan didalam air. Usahakan untuk menjaga udang agar tetap bertahan lama di dalam air. Jika tetap hidup maka udang lebih sering bergerk-gerak dan akan menggoda ikan untuk memakannya.

Sebenarnya masih banyak umpan-umpan hidup lainnya yang terdapat di alam. Jika kita mengambil contoh ulat saja maka, ada beribu-ribu jenis ulat yang dapat dijadikan umpan. Hal yang terpenting adalah kita tahu umpan apa yang mesti dipakai di suatu spot tertentu. Jika ingin tahu jenis ikan yang ada di spot tertentu, maka jangan sungkan untuk bertanya kepada masyarakat setempat. Sekian dari kami dan semoga bermanfaat. mancingarena.com


1 comments:

  1. terimakasih infonya sangat membantu, jangan lupa kunjungi website kami http://bit.ly/2KVFnk0

    ReplyDelete