Tips Dan Teknik Dasar Mancing Galatama Yang Wajib Diterapkan Pemancing

Kamis, 28 Mei 2015

Tips Dan Teknik Dasar Mancing Galatama Yang Wajib Diterapkan Pemancing


Advertisement

Mancingarena.com - Teknik mancing galatama membutuhkan membutuhkan persiapan yang baik agar tidak kalah bersaing dengan peserta lainnya. Di samping persiapan peralatan mancing, persiapan mental pun juga perlu dilakukan. Hal ini dikarenakan sistem galatama mengharuskan pemancing untuk bersaing dengan pemancing lain. Tentu saja kondisi seperti ini akan mendapatkan penuh tekanan pastinya. Sistem galatama yang ditentukan oleh waktu dan perolehan tentunya akan membuat kita berusaha untuk mempersiapkan segala sesuatu sebelum memulai galatama. 
Tips Dan Teknik Dasar Mancing Galatama Yang Wajib Diterapkan Pemancing

Berikut ini merupakan tips, teknik hingga alat-alat yang harus disiapkan sebelum mencoba galatama. Tujuannya adalah agar pemancing yang belum pernah mencoba sensasi ketatnya persaingan dalam galatama sedikitnya dapat terbantu dengan artikel ini. Dalam artikel di bawah ini juga berisikan pengalaman dan saran-saran dari para master galatama di Indonesia. Kami berharap dengan adanya masukan dari mereka dalam artikel ini sedikitnya dapat membantu teman-teman yang ingin  atau mencoba sesuatu yang beda dalam mancing galatama. Tak ada salahnya jika anda ingin mencoba tips berikut ini.


A. Peralatan

Peralatan merupakan bagian penting pada suksesnya kita pada saat mancing galatama. Persiapan peralatan yang memadai tentu akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya senar putus, joran patah, hingga reel jebol pada saat galatama berlangsung. Hal ini tentu akan sangat merugikan, terlebih peserta lainnya yang sudah mengungguli kita dalam perolehan jumlah ikan.

1. Reel

Peralatan yang satu ini mungkin ada sebagian pemancing yang menggunakannya ada juga yang tidak menggunakannya. Misalnya galatama lele seperti yang ada di wilayah Jogjakarta, peserta memilih tidak menggunakan reel dengan alasan efesiensi waktu. Berbeda pula dengan galatama di ibukota, seprti di Jakarta yang menggunakan reel untuk galatama lele. Hal ini sah-sah saja untuk menggunakan reel atau tidak, asal ada persetujuan dan kesepakatan bersama yang dibuat oleh masing-masing peserta sebelum galatama berlangsung. Jika menggunakan reel gunakan reel dengan ukuran 1000-2000 saja, karena memang galatama di kolam tidak membutuhkan senar yang terlalu panjang. Pilih reel dengan kapasitas drag yang sesuai dengan berat rata-rata ikan di kolam. Sebaiknya pilih reel dengan kualitas dan bearing yang baik. Jika bingung memilih reel yang baik, coba baca ulasan berikut melalui link ini.

2. Joran

Joran merupakan peralatan yang sangat penting pada saat galatama berlangsung. Untuk joran yang baik pilihlah joran dengan fast action (baca lagi jika bingung) dengan kapasitas line 10-20 Lbs untuk memudahkan dan efesiensi waktu pada saat ikan akan diangkat. Saat galatama berlangsung, maka presentasi mengangkat ikan lebih sering, oleh karena itu lebih baik pilih joran yang berkualitas tinggi. Jika memilih menggunakan bahan carbon, maka pilihlah dengan kualitas yang baik ,untuk menghindari patahnya joran pada saat fight berlangsung. Bila ingin lebih aman bisa menggunakan bahan dari fiber karena bahan ini memang sangat kuat, namun bobotnya yang lumayan berat tentunya. Untuk panjangnya kondisikan dengan ukuran kolam dan juga atapnya. Terlalu panjang juga tidak baik karena bisa membuat ujung joran sering terkena atap pemancingan. Ukuran normal biasanya sekitar 150-160, namun yang jelas harus disesuaikan dengan konstruksi kolam.

3. Senar

Ukuran senar tergantung kenyamanan masing-masing juga. Namun hal yang pasti adalah pilih senar dengan Lbs yang sesuai. Tentunya diameter yang besar, Lbs juga akan ikut besar kapasitasnya. Namun bagi sebagian pemancing tidak terlalu suka dengan diameter senar yang besar. Alternatifnya pilihlah senar dengan diameter kecil namun memiliki kapasitas Lbs yang lebih besar. Biasanya senar seperti ini ada pada merek-merek terkenal dan harganya-pun sangat tinggi tentunya. Jenis senar bisa menggunakan senar mono, bisa juga senar PE. Namun yang harus diingat adalah kesepakatan dan peraturan tentang penggunaan jenis senar yang diperbolehkan atau tidak, tergantung kesepakatan antara peserta dan kebijakan dari pemilik lapak.

4. Kail

Penggunaan kail biasanya pada beberapa lapak kolam sudah ada peraturan. Jika tidak ingin didiskualifikasi dari keikutsertaan galatama maka lebih baik diikuti saja. Untuk ukuran carbon biasanya nomor 7-8. Daichi dan Gamakatsu lebih baik menggunakan ukuran nomor 5-6. Jika tidak ada peraturan yang mengharuskan penggunaan kail tertentu. Lebih baik cari kail dengan bahan stainless steel dengan ketahanan tinggi dan ketajaman yang baik.

5. Lain-lain

Penggunaan pada rangkaian pancing seperti timah dan pelampung biasanya tergantung dari peraturan pemilik lapak. Jika penggunaannya diizinkan, maka cukup gunakan timah daun/lembar dengan pelampung ukuran kecil saja agar mendeteksi gerakannya lebih mudah.

B. Tips Sukses Galatama

1. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya pemilihan senar yang baik biasanya akan memudahkan kita dalam mendeteksi gerakan ikan. Pilihlah senar dengan ukuran diameter yang kecil namun memiliki kapasitas Lbs yang besar. Senar yang baik untuk galatama biasanya memiliki sifat daya renggang yang rendah serta memiliki kepekaan yang tinggi terhadap intensitas gerakan. Jika ingin merasakan sensasi fight dengan ikan maka, bisa memilih untuk menggunakan joran dengan action medium kebawah. Namun ini tidak disarankan karena akan memakan waktu yang lama saat mengangkat ikan.

2. Menggunakan jari telunjuk dengan menyentuh senar bisa memudahkan kita untuk mendeteksi gerakan ikan. Bila tanda-tanda ikan sudah memakan maka segeralah disentak.

3. Jika menggunakan reel setelah umpan diceburkan kedalam air langsung tutup bail arm. Kemudian biarkan senar tenggelam dengan sendirinya jangan tergesa-gesa mengetatkan senar. Bisa jadi saat umpan sedang menuju kebawah air ikan akan langsung memakannya dan langsung bisa disentak.

4. Gunakanlah trik untuk mengejutkan ikan, biasanya ada pemancing yang mengetuk-negetuk halus joran. Gunanya adalah agar saat ikan yang sedang memakan umpan kaget dan terkejut. Biasanya dalam kondisi seperti ini ikan yang awalnya diam hanya memakan umpan akan lari dan secara tak sadar akan mengenai mata kail.

5. Gunakan umpan bom, umpan bom ini merupakan umpan tabur yang digunakan agar ikan berkumpul pada titik kita memancing galatama. Kemungkinan getaran setelah dibom memang sangat sering, namun harus diingat saat setelah dibom belum tentu ikan akan langsung memakannya. Maka bedakan getaran ikan yang memakan umpan dengan getaran yang hanya menyenggol senar atau umpan.

6. Berseksperimen pada umpan sangat diperlukan. Jika kolam galatama tidak terlalu mempermasalahkan umpan. Maka sebelum galatama berlagsung kita bisa meracik 2-4 jenis umpan yang bisa digunakan. Jika satu umpan tidak ampuh maka gunakanlah umpan yang baru sebagai alternatif.

7. Jangan tergesa-gesa saat ingin menyentak joran karena tekanan dari peserta lainnya. Maka lebih baik untuk fokus dan konsentrasi terhadap joran sendiri saja.
8. Siapkan mental yang baik, karena memang galatama ini merupakan sistem mancing yang akan memancing fokus dan emosi juga tentunya. Keluar menjadi pemenang tentu merupakan hal yang sangat diinginkan peserta.

1 komentar: