Pilih Reel Dengan High Gear Atau Power Gear ?

Rabu, 17 Juni 2015

Pilih Reel Dengan High Gear Atau Power Gear ?


Advertisement

Para penikmat teknik mancing popping dan jigging dengan peralatan yang tergolong dalam heavy duty tentu tak akan bingung lagi dengan istilah High Gear dan Power Gear. Istilah ini pertama kali dipopulerkan oleh reel dengan merek ternama di Indonesia yaitu Shimano. Sebenarnya istilah ini lebih kepada hitungan elemen gear yang di jejali pada sebuah reel. Reel yang bertipe power gear biasanya memiliki gear ratio dibawah 5 : 1, sebaliknya reel yang memiliki tipe high gear memiliki gear ratio diatas 5 : 1. Tentu jika sudah seperti ini pemakaiannya dapat disesuaikan dengan masing-masing teknik.

Pilih Reel Dengan High Gear Atau Power Gear ?

Saat ini sudah banyak angler yang memilih reel yang memiliki perbedaan gear ratio dengan teknik yang disesuaikan. Bagi yang senang dengan teknik jigging biasanya akan mengutamakan power gear dibandingkan dengan high gear, sebaliknya pecinta teknik popping justru lebih memilih high gear dibandingkan power gear. Reel yang memiliki rasio yang besar dirancang untuk dapat menghemat waktu dan tenaga dengan gulungan senar yang lebih banyak. High gear jika digunakan dalam teknik popping akan membuat gerakan popper bersifat natural diatas permukaan air. Sehingga pemangsa dan predator laut akan lebih tertarik untuk segera mengejar dan menghabisinya. Selain itu jika yang memanngsa adalah predator dengan perlawanan yang sengit high gear dengan kapasitas yang lebih banyak dan cepat sekitar 1x360 derajat putaran handle.

Reel yang memiliki high speed ratio cenderung lebih berat sehingga butuh tenaga yang banyak pula. Namun hal tersebut sepertinya saat ini sudah tak berlaku lagi, karena reel yang dirancang saat ini meski memiliki rasio yang besar namun tetap tidak berat dan tak perlu lebih banyak tenaga untuk menggunakannya. Bahkan saat ini ada reel yang berkarakter XHG (Extra High Gear) tentu lebih tinggi dibandingkan high gear.

Pilih Reel Dengan High Gear Atau Power Gear ?

Sebagai sebuah ilustrasi misalnya reel dengan kapasitas 3000 PG (normal speed) memiliki putaran sekitar 1x360 derajat putaran handle dengan kata lain sekitar 76 cm, maka membutuhkan sekitar 52, 6 kali putaran handle untuk menarik kembali sebuah popper yang di lempar dengan jauh 40 m. Reel dengan kapasitas 3000 HG (high speed) memiliki putaran sekitar 1x360 derajat putaran handle dengan kata lain sekitar 88 cm, maka hanya membutuhkan 45,4 kali putaran handle untuk menarik popper yang dilempar sejauh 40 m. Jika dikurangi total keduanya maka jadinya 88-76 = 12 cm selisih senar yang digulung diantara dua karakter reel. Kesimpulannya untuk sekali cast saja sejauh 40 m lemparan popper ada selisih sekitar 7,2 kali putaran handle atau sebanyak 5,5 meter panjang senar. Jika di hitung pada seorang castinger yang melakukan casting sebanyak 500 kali lemparan, maka perbedaanya adalah sekitar 3600 kali putaran handle atau dengan panjang senar sekitar 2,7 km antara reel dengan normal dan high speed.

Pengujian yang sesungguhnya tetap langsung dilakukan dilapangan tentunya. Memang tidak ada yang pasti dengan HG dan PG ini, karena memang awalnya Shimano lah yang mengmbangkan istilah ini. Untuk penggunaan tentunya harus disesuaikan dengan teknik agar dapat teriptanya efektivitas waktu yang baik.

Keterangan diatas bukanlah untuk membandingkan mana yang baik antara keduanya. Semua reel dengan masing-masing karakter tentu telahh dijejali dengan kelebihan masing-masing. Sekali lagi balik kepada preensi masing-masing angler. Jika ingin menggunakan power gear maka lebih cocok untuk teknik jigging, sebaliknya popping lebih baik menggunkan high gear. Namun jika ingin menggunakan kedua teknik ini maka pilihlah reel dengan gear ratio 5, 0 : 1. Jika memang memiliki amunisi yang lumayan untuk memiliki kedua karakter ini tidak menjadi malah juga memiliki reel dengan beda-beda karakter. Sekian ulasan mengenai reel power gear dan high gear, semoga bermanfaat. Nantikan kembali ulasan menarik lainnya hanya di mancing arena.

0 komentar:

Posting Komentar