Prinsip-Prinsip Penting Yang Harus Dilakukan Saat Memancing Di Laut

Daftar Isi
Memancing di laut memang memiliki sensasi yang akan berbeda jika dibandingkan dengan memancing di air tawar pada umumnya. 

Selain target yang melimpah disertai dengan ukuran-ukuran yang tak dapat ditebak, memancing di laut dapat menjadikan pengalaman tersendiri bagi penikmatnya. 

Namun memancing di laut memang tak sesimpel dan semudah memancing di air tawar pada umumnya. Tak cukup hanya dengan membawa perlengkapan mancing yang super lengkap saja namun dibutuhkan juga persiapan yang sangat matang. 

Seperti pada atikel sebelumnya yaitu menghindari mabuk laut merupakan salah satunya. Selengkapnya dapat dibaca kembali melalui link ini. Tips menghindari mabuk dan muntah saat memancing di laut

Prinsip-prinsip dasar tentu saja tak boleh anda remehkan, karena memang di laut memiliki kondisi yang sangat berbeda dengan kondisi saat memancing di darat. 

Terlebih bagi anda yang baru saja mencoba untuk memancing di laut. 


Prinsip-Prinsip Penting Yang Harus Dilakukan Untuk Memancing Di Laut
Mancing Dengan Kapal


Banyak faktor penentu keberhasilan memancing di laut, bukan hanya masalh fisik saja meski itu memang salah satu faktor utama. 

Dibutuhkan faktor lain juga tentunya Misalnya saja pada musim-musim tertentu angin bergerak kencang dan tak stabil. Hal ini menyebabkan kondisi laut tak dapat diprediksi sehingga jika tetap nekat untuk memancing di laut akan sangat beresiko tinggi. 

Tentu prinsip dasar yang harus dijunjung adalah keselamatan diatas segalanya. 

Dalam artikel ini kita akan mencoba untuk memberikan beberapa prinsip-prinsip yang harus diperhatikan pada saat memancing di laut yaitu :

1. Persiapan Fisik

Seperti pada pembahasan sebelumnya yang tertaut melalui link diatas, persiapan fisik merupakan hal utama yang menjjadi pertimbangan saat memancing di laut. 

Fisik inilah yang nantinya akan mempengaruhi kita terhadap daya tahan saat berada di laut. Jika anda merasa kurang sehat dan tubuh tidak dalam posisi segar-bugar, maka lebih baik tunda saja dulu niat anda untuk memancing di laut. 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya fisik yang kurang siap dan sehat hanya akan menyusahkan diri anda sendiri. Mual-mual hingga muntah dari awal hingga akhir perjalanan tentu hanya akan membuat anda sia-sia untuk memancing di laut.

2. Persiapan Kapal


Saat ini banyak agen-agen baik pemilik kapal atau penghubung langsung kepada pemilik kapal menawarkan paket trip mancing di laut. 

Biasanya masing-masing paket memiliki variasi baik dari biaya hingga jumlah maksimal yang mampu ditampung dalam 1 kapal tersebut. Hal paling utama  yang harus diperhatikan pada kapal adalah layak atau tidaknya sebuah kapal untuk melaut. 

Selanjutnya anda juga harus memastikan pada kapal tersebut terdapat pelampung penyelamat yang telah disediakan untuk seluruh penumpang, serta jangan lupa pula untuk mengecek adanya radio komunikasi. Selain itu tersedia pula jangkar beserta dengan tali jangkar minimal 150 m sesuai dengan kedalaman spot juga tentunya. 

Hal lain yang menyangkut kapal juga harus diperhatikan sperti bahan bakar dan peralatan penunjang lainnya. Biasanya urusan kapal telah dipersiapkan selengkap mungkin oleh para pemilik kapal untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Perkiraan Cuaca


Faktor cuaca merupakan salah satu indikasi kita untuk menentukan pilihan memancing di laut atau membatalkannya. Cuaca merupakan penentu keberhasilan kita saat memancing di laut. 

Jika pada musim-musim tertentu angin sedang tidak dalam kondisi stabil dan disusul dengan gelombang tinggi tak menentu di laut, sebaiknya tunda saja dulu niat anda. Selain itu tanda-tanda yang harus diperhatikan agar maksimal saat memancing di laut adalah matahari, bulan, angin, ombak, awan, suhu air laut hingga warna air laut. 

Saat ini anda tak perlu repot untuk menunggu apakah cuaca tersebut sedang bersahabat atau tidak ?. 

Saat ini banyak terdapat website hingga aplikasi yang akan memberikan kita informasi untuk merencanakan waktu yang tepat kapan kita bisa memancing di laut agar memperoleh hasil maksimal.

4. Persiapan Piranti Pancing


Ini juga merupakan salah satu faktor penting selain keselamatan pada saat memancing. 

Persiapan piranti pancing usahakan agar dilakukan di rumah atau sebelum trip berlangsung. 

Tentukan pilihan anda jauh sebelum hari H, apakah anda memilih untuk menggunakan teknik-teknik tertentu, misalnya teknik popping dan jigging dengan target ikan-ikan besar. Maka anda harus mempersiapkan peralatan yang khusus dan cocok dengan teknik tersebut. Pemilihan piranti yang sesuai akan berpengaruh terhadap rasio strike anda. 

Bawalah perlengkapan mancing selengkap mungkin dari Joran, reel hingga peralatan penunjang lainnya seperti lip grip, ganco, jaring serokan, split ring, dll. 

Sebaiknya bawa juga perlengkapan memancing dasaran seperti umpan hidup hingga box penyimpanan ikan. Perlengkapan mancing dasaran uga dibutuhkan ketika dirasa teknik dengan Lure tidak membuahkan hasil. 

5. Penguasaan Teknik Mancing Sesuai Ikan Target


Menguasai teknik mancing sangatlah penting, teknik mancing yang baik akan menghasilkan hasil yang maksimal pula. Sebelum berangkat biasanya anda sudah terlebih dahulu mengerti tentang target anda. 

Misalnya saja anda akan melakukan teknik popping dengan target Ikan GT berbobot 10-20 Kg, maka peralatan yang anda bawa juga haruslah sesuai dengan bobot tersebut. 

Jika tidak  akan terlalu beresiko terhadap peralatan pancing. Bisa saja joran yang digunakan patah, reel jebol hingga senar putus saat sedang fight dengan ikan target yang berukuran jumbo tersebut.

6. Menentukan Lokasi Potensial dan Target Yang Diinginkan


Untuk menentukan spot potensial biasanya perlu pengalaman banyak terutama yang sering memancing di laut. 

Biasanya pemilik atau kru kapal memiliki tempat potensial yang bisa menuntun anda menuju ke spot tersebut. Jika anda memiliki teman yang telah berpengalaman di spot tertentu akan menjadi nilai tambah tersendiri. 

Mengajak salah satu nelayan setempat juga bisa jadi cara lainnya untuk menentukan spot dan taget yang kita tuju. Nelayan setempat biasanya lebih mengetahui baik waktu, tempat dan cuaca yang baik untuk mendapatkan target tertentu. 

Dengan melihat kondisi alam sekitar, kita juga dapat menentukan spot, misalnya banyaknya burung laut yang terbang diatas permukaan air, gunung laut hingga sampah-sampah kayu. 

Jangan lupa juga untuk memanfaatkan rumpon yang telah dibuat oleh beberapa warga setempat. Rumpon sendiri merupakan sebuah tempat yang dibuat agar ikan berkumpul disaut titik tersebut. 

Rumpon biasanya dibuat dari beberapa kayu-kayu yang dibenamkan di suatu tempat. 

Selain cara tersebut, kita juga dapat memanfaatkan teknologi pada saat ini seperti, GPS dan Fish Finder untuk melihat potensi ikan yang tersebar pada suatu spot..

Jika dirasa sudah menemukan spot yang potensial, maka segera untuk melepaskan jangkar agar kapal tetap berhenti di spot tersebut. 

Caranya adalah dengan melepaskan 2 plontang yang dipasang bendera, dan diikat dengan tali plastik sesuai kedalaman air, dengan pemberat timah 5 kg, di atas tandes tersebut. Dengan cara ini mempermudah melabuh jangkar. 

Biasanya ini akan dilakukan oleh awak kapal yang bersangkutan. 

Memancing di laut memang selalu menjadi sensasi tersendiri. Selain ikan-ikan dengan bobot yang bervariasi, ikan laut juga memiliki protein yang tinggi. 

Namun memancing di laut yang paling penting adalah keselamatan diri sendiri. Oleh karena itu lakukan dan terapkan prinsip yang sesuai sebelum melakukannya.

Posting Komentar