Cara Jitu Mancing Ikan Toman Dengan Teknik Mancing Dasaran

Daftar Isi

 

Cara Jitu Mancing Ikan Toman Dengan Teknik Mancing Dasaran
Ikan Toman


Mancing Arena - Ikan Toman merupakan keluarga dari jenis snakehead. Ikan Toman memiliki nama latin Channa micropeltes merupakan ikan karnivora. Ikan ini tersebar di wilayah Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand dan beberapa negara di Asia Tenggara lainnya. Habitat Ikan Toman adalah di sungai-sungai yang jauh dari pemukiman, rawa-rawa hingga danau. 

Ikan Toman memiliki warna yang berbeda sesuai dengan ukurannya. Anakan Toman seukuran 2 jarian keatas berwarna oranye dengan garis melintang berwarna hitam ketika ukurannya sudah besar, Toman akan memiliki warna ungu dengan corak bunga pada bagian kulit badannya. 

Ikan Toman merupakan predator ganas pemangsa hewan-hewan kecil didalam air. Bahkan Ikan Toman dewasa dapat memangsa ikan Toman lainnya dengan ukuran yang sedikit lebih kecil dibawahnya. 

Ketika merasa terganggu dengan objek bergerak, Toman cenderung menyerang objek tersebut dengan giginya yang tajam. Bahkan jika anda memainkan jari anda di kolam yang berisi TOman besar, maka anda wajib waspada dengan gigi Toman yang terkenal banyak dan sangat tajam. 

Sifat agresif ikan Toman seringkali membuat daya tarik pemancing untuk mendaratkan ikan tersebut. Bahkan bagi sebagian pemancing dengan teknik casting, menobatkan ikan ini sebagai target primadona, karena sambaran dan perlawanannya yang sangat kuat. 

Nah pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips memancing ikan Toman dengan teknik dasaran. Tentu saja berbeda dengan teknik casting, karena teknik dasaran hanya menunggu ikan menyambar umpan.

Beberapa Hal Yang Perlu Dipersiapkan Saat Mancing Ikan Toman  Dengan Teknik Dasaran :


Peralatan Mancing Ikan Toman

Pertama siapkan Reel spinning dengan ukuran yang telah disesuaikan dengan target dan spot yang dituju. Sifat agresif ikan Toman ditambah dengan perlawanannya yang sangat kuat bisa saja merontokkan gear dari reel yang anda gunakan. Oleh karena itu sesuaikan ukuran reel dengan target. Misalnya ukuran 2000,3000 hingga 4000. 

Namun jika anda ingin mencoba sensasi Ultralight, bisa dicoba dengan reel berukuran 1000. Perlu diingat memakai peralatan dengan kelas UL tentu saja anda wajib memainkan ritme saat perlawanan berlangsung. Jika terburu-buru bisa saja senar putus bahkan joran patah.

Untuk Senar gunakan senar PE yang sudah dirangkai Leader Fluoro carbon. Senar PE lebih efektif karena memiliki diameter lebih kecil dengan kekuatan yang lebih besar. 

Sesuaikan ukuran senar dengan reel dan joran yang digunakan. Hal ini agar peralatan seimbang antara satu dengan lainnya.

Penggunaan Joran juga wajib diperhatikan. Anda bisa menggunakan joran dengan kekuatan Medium hingga medium hard. Namun sekali lagi untuk mempermudah anda pada saat memancing, maka gunakan spesifikasi sesuai dengan reel dan senar yang digunakan. 

Anda bisa menggunakan pelampung agar umpan dapat melayang di bawah permukaan air. Rangkaian dengan pelampung biasanya akan lebih efektif digunakan pada spot dengan kadar air yang dangkal.

Penggunaan timah dapat diterapkan pada rangkaian dropshot dengan memberi timah pemberat pada bagian paling bawah dan umpan diatasnya. Ini merupakan trik agar umpan dapat bergerak bebas didalam air. 

Untuk mata kail anda bisa menyesuaikannya dengan target. Ukuran umum yang sering digunakan adalah ukuran kail dengan nomor 8-14. Sesuaikan dengan umpan yang akan anda gunakan. 

Upayakan mata kail yang anda gunakan cukup tajam. Hal ini untuk menghindari lepasnya ikan pada saat perlawanan berlangsung. Mulut ikan Toman cukup lumayan lebar untuk menerkam umpan yang anda gunakan. Jadi sebaiknya gunakan mata kail yang tepat dan sesuai dengan umpan. 

Umpan Mancing Ikan Toman 

Umpan adalah salah satu faktor yang paling menentukan dalam teknik mancing dasaran. Oleh karena itu gunakan umpan yang tepat untuk menarget ikan Toman.  

Berikut ini merupakan kumpulan umpan Ikan Toman yang bisa anda coba :

  • Anakan ikan lele
  • Anakan ikan Mas
  • Ikan sepat 2 jarian
  • anakan ikan betok
  • anakan belut 
  • ikan keting 2-3 jarian

Umpan anakan ikan hingga ikan-ikan kecil diatas, merupakan umpan yang sering digunakan oleh pemancing Toman. Jika menggunakan umpan diatas, maka sediakanlah anakan ikan yang masih segar dan hidup. 

Anakan ikan yang masih hidup dapat digunakan pada rangkaian dengan tambahan pelampung diatasnya. Cara merangkainya sangat mudah, yaitu dengan mengaitkan umpan yang masih hidup ke badan atau mulut anakan ikan. Kemudian tarik pelampung sekitar 1 meteran dari atas permukaan air. Lalu biarkan umpan bergerak dengan bebas. 

Untuk kedalaman pelampung, anda bisa menyesuaikan kedalaman air. Dalam bebrapa kasus yang kami temukan, kedalaman sekitar 30 cm dibawah permukaan sangat efektif pada saat gerombolan Toman berukuran sedang mengitari perairan.

Umpan anakan ikan hidup akan sangat efektif digunakan terhadap ikan toman berukuran sedang. Biasanya Toman dengan ukuran tersebut suka bergerombol saat mencari mangsa.

Umpan hidup lainnya

Selain anakan ikan, anda juga bisa menggunakan hewan-hewan lainnya baik yang hidup di darat maupun di air. Misalnya seperti :

  • Anak Katak
  • Udang Sungai
  • Cicak
  • Ulat Pisang
  • Kadal
  • Jangkrik
  • Ulat kayu
  • Dll yang tersedia di tempat anda

Penggunaan umpan diatas sama dengan sebelumnya. Anda hanya perlu mengaitkannya dengan mata kail yang digunakan. 

Selain umpan hidup, anda juga bisa menggunakan daging ayam hingga usus ayam. Caranya sangat mudah carilah daging ayam bisa yang masih segar. Lalu potong-potong dan pisahkan dari kulitnya kemudian kaitkan potongan tersebut pada kail pancing. 

Sebagai informasi untuk anda, ikan Toman menyukai daging segar, ole karena itu pastikan daging tersebut benar-benar segar bukan bekas simpanan didalam freezer atau kulkas. 

Nah ada sedikit tips yang bisa digunakan. Gunakanlah darah ayam bekas potongan ayam yang masih segar tadi untuk dilumuri pada potongan daging ayam. Kondisi umpan seperti ini akan membuat rangsangan ikan lebih sensitif terhadap bau amis dari darah. 

Spot Mancing Ikan Toman

Tempat favorit dan bisa dikatakan sebagai habitat spesial ikan Toman adalah rawa-rawa yang dipenuhi oleh tumbuh-tumbuhan seperti rumput-rumputan air. Biasanya spot seperti ini menyimpan banyak makanan bagi ikan Toman.

Spot lainnya adalah waduk yang berisikan tumbuhan air seperti ilalang dan eceng gondok. Pada waduk tertentu biasanya terdapat keramba nelayan yang membudidayakan ikan-ikan konsumsi. Nah biasanya ikan Toman sering berada di pinggiran keramba tersebut sembari menunggu mangsa.

Rawa-rawa didalam perkebunan sawit bisa jadi tempat hidupnya ikan Toman. Perkebunan sawit utamanya yang sudah tidak aktif lagi biasanya akan ditinggal dan pada permukaan rendah akan terisi oleh air yang seiring berjalan waktu menjadi lubang dan berubah menjadi parit-parit kecil.

Rawa-rawa gambut juga bisa menjadi tempat favorit ikan Toman berdiam. 

Spot ikan Toman lainnya bisa berada di aliran-aliran anak sungai yang terdapat banyak tumbuhan air di pinggirnya.

Tips dan Trik Mancing Ikan Toman

  • Upayakan waktu memancing ikan Toman pada waktu sesudah subuh hingga matahari terbit. Pada waktu tersebut bisa dikatakan waktu frenzy, dimana ikan sedang aktif mencari mangsa. 
  • Selain sebelum terbitnya matahari, anda juga bisa menggunakan waktu sore hari hingga menjelang terbenamnya matahari. Namun pada waktu tersebut tidak sebaik waktu pagi hari.
  • Gunakanalah umpan anakan ikan yang dapat bertahan hidup selama beberapa jam sesuai dengan daftar umpan yang tertulis diatas.
  • Gunakanlah rangkaian dengan pelampung pada saat ikan toman sedang bergerombol. Pada momentum ini biasanya umpan yang berada sedikit dibawah permukaan air, akan menjadi target mangsa dari ikan Toman dengan mudah.
  • Untuk mengantisipasi sensifitas gerakan yang akan terdeteksi oleh ikan Toman, maka anda dapat menggunkan senar nilon yang samar dengan warna air. 
  • Siapkan jaring serokan dan lipgrip untuk memudahkan pendaratan ikan ke permukaan. 
  • Jangan sekali-kali menggunakan tangan kosong saat menyentuh mulut ikan Toman. Hal ini sangat berbahaya mengingat gigi Toman yang sangat runcing dan tajam

Demikianlah ulasan dari kami mengenai cara mancing ikan Toman denga teknik dasaran. Jika anda punya pengalaman memancing ikan Toman dengan teknik yang sama, silahkan bagi pengalaman anda di sosial media kami. 

Nantikan ulasan menarik lainnya hanya di mancing arena. Terimakasih 



Posting Komentar