Mengenal Lebih Jauh Fly Rod/Joran Pada Rangkaian Fly Fishing

Minggu, 31 Mei 2015

Mengenal Lebih Jauh Fly Rod/Joran Pada Rangkaian Fly Fishing


Advertisement

Joran/Rod Fly Fishing memiliki karakter dan model yang berbaeda dengan joran mancing pada  umumnya. Meskipun memiliki persamaan yaitu berguna sebagai pelontar senar sesuai dengan jarak yang diinnginkan. Namun perbedaannya jelas terletak pada senar dan teknik melemparnya. Dimana rangkaian Fly line selalu disertai dengan backing, fly line, leader dan tippet. Tentunya dengan rangkaian senar yang seperti ini, maka fungsi joran sangat terasa yaitu untuk melindungi senar leader dan tippet pada saat fight berlangsung. 


Mengenal Lebih Jauh Fly Rod/Joran Pada Rangkaian Fly Fishing

Berikut ini merupakan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh joran/rod fly fishing.

1. Panjang Rod/Joran Fly Fishing

Panjang dari joran fly fishing biasanya bervariasi tergantung dari kebutuhan dan spot yang ingin dituju pemancing. Panjang joran fly fishing berkisar antara 180 cm - 450 cm. Sesuai dengan panjangnya joran ada yang terdiri dari 2 piece(sambungan) - 7 piece (sambungan). 

Mengenal Lebih Jauh Fly Rod/Joran Pada Rangkaian Fly Fishing

Joran fly terdiri dari 3 bagian yaitu bagian pada pangkalnya disebut dengan Butt, bagian tengah disebut dengan Middle, bagian ujung disebut dengan Tip. Pada ring guidenya memiliki istilah tersendiri seperti, Stripping Guide, Snake Guide dan Top Guide. Stripping Guide adalah cincin atau kolongan yang berukuran besar yang terletak pada pangkal (butt) joran fly, Snake Guide berukuran sedang terletak pada bagian tengah (middle) joran fly dan yang terakhir Top Guide yang  terletak pada ujung (tip) joran fly. Pada beberapa joran/rod fly fishing ada yang memiliki hook keeper yang berguna untuk mengkaitkan flies langsung pada kaitnya.

2. Kapasitas Rod/Joran Fly Fishing

Seperti yang telah dijelaskan pada ulasan sebelumnya bahwa joran fly tidak menggunakan mekanisme Lbs seperti pada joran umumnya. Joran fly menggunakan mekanisme yang dinamakan Weight dan di simbolkan denan ''WT''. WT ini merupakan weight line atau berat fly line yang berguna untuk melontarkan flies. Jika pada teknik casting dan popping lure yang bekerja menggiring senar. Maka sebaliknya pada fly fishing fly line lah yang akan menggiring lure. Maka jika fly line lebih berat dan lure fliesnya ringan, maka cast fly pun bisa diterapkan dengan mudah. Lebih lengkapnya bisa dibaca pada ulasan ini.

Ukuran fly line yang dimulai dari bobot yang paling ringan 1 WT hingga 15 WT merupakan tolak ukur untuk menyesuaikan antara fly line dengan rod/joran fly. Untuk pemula bisa menyesuaikan dengan ukuran WT dari fly line. Contohnya ,Fly Line dengan ukuran 3 ''WT'' yang diperuntukkan untuk joran/rod fly ukuran 4 ''WT''. Namun seiring pengalaman bisa menggunakan ukuran fly dan joran yang berbeda. Yang dinamakan dengan ''OVERLINING'' dan''DOWNLINING''.

3. Grip Rod/Joran Fly Fishing

Grip sebenarnya juga ada pada joran-joran pada umumnya namun tentunya masing-masing teknik menggunakan grip yang berbeda-beda. Secara mudahnya dapat dikatakan grip ini adalah pegangan (handle) yang berfungsi untuk dipegang saat cast fly berlangsung. Pada Rod/Joran Fly fishing pada umumnya terdiri dari 3 jenis grip.

Mengenal Lebih Jauh Fly Rod/Joran Pada Rangkaian Fly Fishing

1. Cigar Grip
Jenis grip seperti ini biasanya digunakan untuk target ikan yang berukuran kecil yang tidak terlalu ganas.

2. Half Grip
Jenis grip seperti ini dapat dikatakan jenis target bervariasi. Bisa digunakan untuk ukuran kecil hingga ukuran sedang dan besar.

3. Full Wells Grip
Jenis grip seperti ini hanya dikhususkan penggunaannya pada ukuran ikan target yang besar.

Pada dasarnya tidak ada aturan baku pada bentuk grip. Kembali pada kenyamanan tangan yang memegang masing-masing jenis grip.

4. Action Rod/Joran Fly Fishing

Action pada joran fly merupakan mekanisme yang wajib dimiliki pada suatu joran fly. Ation joran tentu akan berpengaruh langsung bagaimana lontaran yang ditimbulkan pada lemparan lure yang pertama. Terdapat 3 action pada joran fly yaitu, Slow, Medium dan Fast Action. 

Mengenal Lebih Jauh Fly Rod/Joran Pada Rangkaian Fly Fishing

Pada action fast biasanya hanya bagian ujung (top) nya saja yang bergerak melengkung. Pada medium action yang akan bergerak melengkung biasanya dimulai dari bagian ujung (tip) sampai bagian titik tengah dari joran fly. Pada slow action biasanya akan bergerak melengkung dari ujung sampai kebagian pangkal (butt). Selain itu slow action dalam istilah fly fishing sering disebut dengan ‘’full flex’’.  Untuk lebih detailnya dapat dibaca disini.

5. Bahan Pembuatan Rod/Joran Fly Fishing

Secara umum Rod/Joran fly dibuat dari bahan Carbon/Graphite composite, Fiberglass, dan Bambu. Pada awalnya action suatu joran fly ditentukan dengan bahan pembuatan joran. Dimana bahan dari fiber memiliki slow action, joran berbahan bambu memiliki medium action dan joran berbahan Graphite/Composite memiliki fast action.Namun saat ini tentu saja tidak bisa lagi dijadikan acuan karena saat ini joran berbahan carbon/graphitelah yang memiliki banyak keunggulan karena bobotnya yang ringan.


Pemilihan Rod/Joran fly selalu diikuti dengan WT dari fly line. Namun jika kita sudah merasa berpengalaman dalam teknik fly fishing maka saatnya penggunaan istilah uplining dan downlining digunakan. Sekian ulasan mengenai Ro/Joran fly pada rangkaian fly fishing semoga bermanfaat. Nantikan kembali ulasan menarik lainnya hanya di mancing arena.

0 komentar:

Posting Komentar