3 Jenis Ferrule/Sambungan Pada Joran Yang Wajib Anda Ketahui

Daftar Isi
3 Jenis Ferrule/Sambungan Pada Joran Yang Wajib Anda Ketahui


Mancing Arena- Seiring berjalannya waktu peralatan pancing semakin berkembang dari waktu ke waktu. Dahulu untuk memiliki sebuah joran yang berkualitas tinggi, kita perlu merogoh kocek yang cukup dalam. Namun saat ini untuk memiliki sebuah joran dengan bahan carbon graphite kita bisa mendapatkannya dengan harga yang sangat terjangkau. 

Saat ini perkembangan joran pancing mengalami peningkatan pesat dibandingkan dengan sebelumnya. Produsen-produsen peralatan pancing mulai dari skala kecil hingga skala besar telah banyak memproduksi joran-joran pancing dengan harga yang terjangkau.

Pada zaman serba teknologi seperti saat ini, tersedia berbagai macam alat penunjang untuk membuat joran. Bahkan jika anda berniat untuk membuat joran dengan tangan sendiri, telah tersedia begitu banyak peralatan serta tutorial yang bisa dijadikan rujukan proses pembuatan joran. 

Tentu saja hal ini akan menguntungkan pembuat joran dengan skala kecil. Namun tidak semua orang berniat demikian. Sebagian besar tentu mempunyai prioritas lainnya dan pilihan yang pasti adalah dengan membeli Joran, baik dengan membeli langsung di toko pancing atau melakukan pemesanan kepada pengrajin joran custom.

Sebelum membeli joran tentu kita terlebih dahulu harus mengerti dasar dari sebuah joran. Paling tidak anda harus tahu bahannya, panjangnya, power joran, hingga action dari sebuah joran.

Muncul pertanyaan dalam inbox kami di facebook mengenai ferrule atau titik sambungan joran. Hal ini masih menjadi pertanyaan bagi sebagian orang mengenai jenis ferrule/sambungan pada joran.

Muncul pertanyaan juga mengenai keunggulan dan kekurangan masing-masing jenis ferrule.

Pada dasarnya masing-masing jenis ferrule pada joran sudah disesuaikan dengan teknik mancing. 

Tidak ada klaim jenis ferrule A lebih baik dari jenis ferrule B. Hal ini kembali lagi kepada pengguna baik itu dari sisi penggunaannya maupun perawatan joran setelah digunakan. 

Untuk menjawab pertanyaan diatas, maka perlu diketahui beberapa jenis ferrule yang dibuat pada umumnya oleh produsen joran baik skala besar maupun skala kecil seperti pengarajin joran.

Berikut ini beberapa jenis ferrule yang harus anda ketahui :


1. Jenis Plug Atau Spigot Ferrule 

Spigot ferrule dikembangkan oleh pabrik alat pancing J. Kennedy Fisher Company pada tahun  1970. Model ini merupakan sambungan joran pada umumnya yang banyak beredar di Indonesia. Awalnya desain ini diciptakan untuk joran fly fishing. Seiring berjalannya waktu pabrik-pabrik lainnya juga mengembangkan model serupa dan dapat diaplikasikan untuk teknik casting.

Anda akan sering menemukan joran dengan sambungan jenis ini baik online maupun offline di Indonesia. Desain joran dengan jenis sambungan ini sangat simpel dan kuat. 

Sambungan ini terdiri dari dua macam batang joran. Bagian pangkal atau disebut dengan butt berada di bagian bawah, bagian ini disebut dengan male ferrule. Sedangkan sambungannya di bagian atasnya terdapat selongsong untuk dimasukkan bagian butt/male ferrule joran kedalamnya bagian ini disebut dengan female ferrule. 

Male ferrule dan female ferrule pada joran


Setiap joran dengan model sambungan bisa dibagi menjadi dua bagian, tiga bagian dan seterusnya. Umumnya joran casting hanya memiliki dua bagian joran saja. 

Namun pada travel rod sambungan joran bisa terbagi menjadi 3 hingga 4 bagian. Hal ini didesain khusus untuk dapat dibawa secara fleksibel dibandingkan dengan joran yang hanya dapat dibagi dua bagian saja.

Ciri khas joran jenis ini adalah memiliki gap sepanjang 1/8 sampai 1/2 inci.

Gap pada spigot ferrule

Sebagian pemancing tentu sudah paham dengan kondisi ini. Namun sebagian lainnya bagian ini selalu menjadi perdebatan dengan anggapan bahwa ada kesalahan pembuatan. 

Namun sejatinya hal tersebut lumrah diciptakan untuk mengatasi berbagai kemungkinan seiring pemakaian. Gap tersebut akan sangat berguna ketika kondisi female ferrule mengalami kelonggaran akibat dari pemakaian. 

Dengan kata lain kondisi bagian selongsong joran akan semakin melebar seiring pemakaian. Lapisan dalam selongsong tentu akan mengalami gesekan dengan bagian male ferrule saat digunakan. 

Jadi gap yang sering menjadi perdebatan tersebut seiring waktu akan hilang akibat dari melebarnya bagian dalam dari selongsong joran. 

Muncul pertanyaan apa kekurangannya? menurut pribadi kami, masing-masing model memiliki kekurangan dan kelebihan. Namun kembali lagi kepada pengguna untuk menggunakannya dengan baik dan benar. 

Selain itu yang perlu diperhatikan adalah perawatannya. Usahakan untuk selalu membersihkan bagian ferrule dan bagian lainnya pada joran setelah pemakaian. Hal ini bertujuan agar joran memiliki usia panjang.

Di bagian luar female ferrule konstruksi joran akan dibungkus dengan benang dan kemudian dilapisi dengan lem lalu ditutupi dengan resin.

Konstruksi seperti ini dimaksudkan agar bagian solongsong tidak rentan pecah pada saat memasukkan sambungan bagian male ferrule atau bahkan ketika sedang digunakan.

Upayakan joran tersambung dengan baik setiap bagiannya. Hal ini untuk menghindari bagian hollow pecah atau bagian atas joran terlepas saat digunakan. Anda bisa melapisi sedikit lilin pada bagian male ferrule agar sambungan joran menjadi lebih solid, namun cara ini tidak direkomendasikan karena bisa saja sewaktu-waktu tidak dapat dilepas. Penggunaan cara ini hanya jika anda merasa joran anda longgar pada sambungannya.

Pada beberapa jenis joran seperti joran fly fishing hingga joran teleskopik terdapat beberapa varian selongsong ferrule yang terbuat dari berbagai bahan seperti chrome plate, nikel plate hingga titanium.

Biasanya konstruksi seperti ini bisa anda dapatkan dengan melakukan permintaan langsung kepada pengrajin joran custom.

2. Jenis Tip Over Butt Ferrule

Sambungan jenis ini hampir menyerupai spigot ferrule. Bahkan jika diperhatikan begitu saja hampir tidak ada perbedaan diantara keduanya.

Namun jika anda lebih teliti, terdapat perbedaan diantara keduanya meskipun perbedaan minor. Perbedaan ini pada dasarnya sering menjadi perdebatan tersendiri dalam forum joran terutama forum fly fishing. 

Meski terjadi perdebatan, kedua jenis sambungan joran baik itu spigot maupun sleeve over ferrule, keduanya memiliki perbedaan. 

Perbedaan keduanya dapat terlihat dalam foto dibawah ini.

Perbedaan spigot ferrule dengan Tip Over Butt Ferrule
Sumber : elkhornflyrodandreel.com

Setelah dilihat dengan seksama perbedaanya terletak pada bagian butt atau male ferrule. Coba anda perhatikan dengan seksama pada batang butt pada sleeve ferrule permukaannya lebih rata. 

Bagian butt yang rata ini akan dimasukkan ke dalam bagian selongsong yang memiliki diameter yang lebih besar.

Sedangkan spigot ferrule memiliki sedikit spoiler pada bagian butt atau male ferrule.

Perbedaan lainnya terletak pada selongsong Joran. Slongsong sleeve ferrule terlihat lebih dari luar dengan diameter slongsong lebih besar dibandingkan sleeve ferrule.

Sambungan model ini juga sudah banyak beredar di toko-toko peralatan pancing baik offline maupun online di Indonesia. 

3. Jenis Butt Over Tip


Jenis Butt Over Tip Ferrule pada joran jigging

Sambungan joran jenis ini memiliki daya tahan yang tinggi. Hal ini dikarenakan tumpuan beban dialirkan hingga ke pangkal joran atau disebut dengan butt.

Umumnya model sambungan seperti ini diperuntukkan untuk joran jigging. Karakter jigging yang tidak membutuhkan jarak lempar, maka penggunaan model sambungan seperti ini akan sangat efektif. Terlebih dengan beban yang lebih besar akan sangat terbantu dengan pangkal joran.

Namun jenis sambungan ini juga dapat ditemukan pada joran casting yang lebih fleksiel seperti travel rod.

Jenis Butt Over Tip Ferrule pada travel rod


Pada jenis sambungan ini bagian butt memiliki peran yang besar dalam menahan beban. sambungan jenis ini umumnya hanya terbagi menjadi 2 bagian. bagian butt dengan ukuran pendek yang terdiri dari reel seat dan grip. Bagian atasnya merupakan batang joran solid yang terdiri dari 1 bagian saja. 

Demikianlah ulasan singkat mengenai jenis-jenis sambungan/ferrule pada joran. Jika anda memiliki masukan silahkan berkomentar untuk menambahkan referensi lainnya. Anda juga bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan anda tentang dunia mancing melalui sosial media kami di Facebook.

Nantikan artikel menarik lainnya hanya di mancing arena.


Posting Komentar